STIK Sint Carolus kembali menjasi PTS Unggulan 2014

 

Dalam rangka memberikan apresiasi dan penghargaan kepada PTS yang telah secara luar biasa melakukan usaha pengembangan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi untuk peningkatan mutu lulusan pendidikan tinggi (Kopertis3,2014).

Pada tahun 2013 yang lalu, STIK Sint Carolus mendapat kepercayaan dari Kopertis Wilayah III masuk dalam PTS

 Unggulan dan memenangkan 3 dari 5 kategori yaitu Juara I untuk Kategori pengembangan dosen tetap (SDM), Juara II untuk Kategori kegiatan Pembelajaran, Juara II untuk Kategori Pengabdian Masyarakat dan Penelitian 

Pada akhir tahun 2014 ini, STIK Sint Carolus kembali menorehkan keberhasilan di Kopertis Wilayah 3.  Pada Rakerda (Rapat Kerja Daerah) DKI Jakarta, yang diadakan di Universitas Mercubuana diumumkan hasil pemilihan PTS Unggulan, dimana STIK Sint Carolus menjadi satu-satunya STIKES di Jakarta yang memenangkan JUARA II untuk Kategori Tata Kelola.

 

Pada kegiatan ini, STIK Sint Carolus merupakan satu-satunya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang masul ke dalam nominasi dan memenangkan pemilihan tersebut.

 

Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga STIK Sint Carolus semakin dapat memberikan best practice untuk Sekolah Tinggi sejenis. Hal ini sesuai dengan motto STIK Sint Carolus yaitu Profesional, Caring dan Unggul.

 

Terimakasih kepada seluruh Civitas Academica atas dukungan dan kerja kerasnya untuk mencapai prestasi ini.    

 

 

  Continuous Quality Improvement in Nursing Education toward Quality

  in Nursing Care and Services in the Era of ASEAN Economic Community.

  Di Pontianak,

  Selanjutnya ....

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  PENDIDIKAN KADER UNTUK PASIEN KANKER

  Saat ini jumlah penderita kanker semakin meningkat jumlahnya baik di dunia pada umumnya maupun di Indonesia pada khusunya. Kondisi ini menyebabkan semakin dibutuhkannya dukungan kepada para penderita kanker khususnya dari lingkungan sekitar penderita. Selama ini, dukungan kepada penderita kanker lebih banyak bersumber dari orang terdekat (keluarga) pasien saja. Dukungan lingkungan sekitar penderita selain keluarga masih dirasa kurang didapatkan oleh para penderita kanker. Lingkungan sekitar penderita yang dimaksud adalah teman di lingkungan rumah, teman kerja, dan tenaga kesehatan maupun non-kesehatan terkait yang ada di sekitar lingkungan penderita.

Dukungan kepada penderita kanker akan menjadi lebih optimal apabila pihak yang memberi dukungan memahami mengenai penyakit kanker dan efek yang ditimbulkan dari penyakit tersebut khususnya dalam hal psikologis penderita. Salah satu tenaga kesehatan non-kesehatan yang ada di lingkungan sekitar penderita kanker adalah para kader yang juga ibu-ibu rumah tangga yang ada di lingkungan rumah penderita. Kader sebagai tenaga non-kesehatan di masyarakat juga dapat berperan dalam memberikan dukungan kepada penderita kanker khususnya dalam hal pemberian semangat hidup dan menjadi supporting environment dari para penderita.

Melalui pendidikan mengenai kanker yang diberikan kepada kader diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat (kader) untuk lebih mendukung dan memberikan perhatian kepada anggota masyarakat yang menjadi penderita kanker.

Kegiatan ini merupakan kerjasama dari YKI ( Yayasan Kanker Indonesia ), STIK Sint Carolus, dan Mutiara Kasih.